Info Sekolah
Senin, 06 Des 2021
  • SMK Negeri 1 Binuang mengucapkan "Selamat Hari Guru Nasional 2021. Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan."

5 Level dalam Kepemimpinan

Diterbitkan :

Anda tentu pernah mendengar ungkapan, “Setiap orang adalah Pemimpin, dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya”. Dari ungkapan tadi dapat disimpulkan bahwa, Anda adalah seorang pemimpin, minimal untuk diri Anda sendiri.

John C. Maxwell seorang pakar kepemimpinan, membagi tahapan kepemimpinan menjadi lima level yang harus dileawti oleh para pemimpin dalam organisasi. Sekarang Anda evaluasi dan refleksikan, bagaimanakah cara kepemimpinan Anda dan orang-orang disekitar Anda, dan yang terpenting, coba perhatikan sampai di level manakah kepemimpinan Anda saat ini?

Berikut uraian dari 5 level dalam kepemimpinan menurut John C. Maxwell, seorang pakar kepemimpinan.

1. Level Posisi (Self Leadership – Position)

Kepemimpinan level 1 ini orang-orang mengikuti atau patuh kepada Anda karena keharusan, tidak ada pilihan lain. Hal tersebut dikarenakan Anda memiliki kedudukan atau posisi sebagai atasan. Kepemimpinan level 1 adalah posisi yang baik untuk memulai, tetapi bukan posisi yang baik untuk menetap. Karena komitmen anggota tim Anda rendah, demikian pula energinya.

Anda tidak bisa membangun organisasi yang hebat dengan kepemimpinan level 1. Biasanya anggota tim akan bekerja hanya sesuai dengan keharusan saja. Pada sore hari, pada jam 16:30 karyawan akan mulai merapikan meja mereka, dan bersiap untuk menyambut hal terbaik pada hari itu, yaitu berakhirnya jam kerja. Anda sebagai pemimpin mereka tidak bisa membangun apapun dengan motivasi tim yang seadanya seperti itu.

2. Level Hubungan (People Leadership – Permission)

Pada level 2, orang-orang mengikuti Anda karena mereka ingin dan menikmatinya. Mereka senang bekerja dengan Anda dan ada di dalam tim Anda. Motivasi tim meningkat secara signifikan dibandingkan dengan level 1. Motivasi memang sangat berkaitan dengan hubungan baik. Jika Anda senang dengan tim Anda dan peduli terhadap mereka, maka sinergi antara Anda dan tim berjalan dengan baik.

Pemimpin level 2 melakukan hal-hal berikut dengan baik:

  • Mendengarkan dengan baik. Hal ini sangat penting, karena untuk bisa memimpin dengan baik, pemimpin harus mengenal dan memahami karakteristik masing-masing timnya.
  • Melakukan observasi dengan baik. Pemimpin level ini mengamati timnya dengan baik. Bukan apa yang dikatakan oleh timnya, tetapi apa yang sudah dilakukan oleh timnya yang diamati. Ini tentang budaya, budaya dibentuk oleh apa yang dilakukan, dana pa yang ditentukan menentukan apa yang akan dicapai.
  • Melayani dengan baik. Pemimpin berjalan di samping timnya, dan saling membantu. Pemimpin level 2 tidak mendaki gunung sendiri, melainkan membawa tim bersamanya.

3. Level Pencapaian (Production Leadership)

Pada level ini, pemimpin memperoleh pengaruh dan kepercayaan karena produktifitas Anda sebagai seorang pemimpin. Berapa dan apa yang telah Anda lakukan untuk tim dan organisasi. Anda telah membangun kredibilitas karena prestasi.

Pemimpin level 3 melakukan 3 hal berikut dengan baik:

  • Menjadi contoh. Orang mengikuti apa yang dia lihat. Kepemimpinan adalah soal “visual”. Orang mengikuti apa yang Anda lakukan, bukan apa yang Anda katakana. Pemimpin itu seperti tour guide. Anda pergi bersama tim. Bukan seperti travel agent yang mengirim orang ke tempat-tempat yang tidak pernah dikunjunginya.
  • Memiliki kekuatan Momentum. Anda membangun momentum. Momentum melejitkan segala sesuatu. Momentum ini dibangun oleh prestasi. Ketika Anda mencetak hasil yang baik, komitmen meningkat, dan komitmen yang meningkat menghasilkan hasil yang lebih baik lagi.
  • Menarik orang terbaik. Pemimpin level 3 seperti magnet. Dia menarik orang yang kompeten seperti dia. Apabila Anda adalah seorang pemimpin yang mempunyai pemikiran positif, jujur, dan pekerja keras. Maka Anda akan mendapatkan karyawan yang sama seperti Anda.

4. Level Mengembangkan Tim (People Development – Reproduction)

Pada level ke 4 ini, orang-orang mengikuti Anda karena apa yang telah Anda lakukan untuk mereka. Anda mengembangkan tim Anda dan membuat mereka lebih baik dan lebih sukses. Para pemimpin menjadi besar dan berpengaruh bukan karena kekuasaan mereka, melainkan karena kemampuan untuk memberdayakan karyawan mereka.

Leader Creates Leaders. Yang artinya, pemimpin yang berhasil ialah pemimpin yang dapat menciptakan pemimpin-pemimpin baru dalam timnya.

5. Level Kepribadian (Pinnacle – Respect)

Jika kepemimpinan pada level 1 adalah pemberian, maka pada level ini nilai kepemimpinan adalah anugerah. Menurut Maxwell, tidak banyak pemimpin yang bisa sampai di level kepemimpinan ini. Mahatma Gandhi adalah salah satu contoh kepemimpinan yang termasuk di kategori ini selain para Nabi dan Rasul di zamannya.

Boleh saja, ada orang yang membecinya hingga akhirnya ia ditembak mati. Namun, nilai dan filosofi hidupnya justru tetap tumbuh dan berkembang, jauh hari setelah dia meninggal. Itulah contoh kepemimpinan di level tertinggi ini.

Sumber : https://www.tuw.co.id/artikel/ index.php/2017/10/20/5-level-dalam- kepemimpinan/